Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Eksotis dan Menantangnya Tinoor Waterfall

WISATA alam yang satu ini memang bukan wisata mainstream di Manado, seperti halnya Taman Nasional Bunaken dan Pulau Siladen. Tempat wisata air ini masih belum banyak diketahui orang, bahkan orang Manado sendiri. Wisata alam ini bernama Air Terjun Tinoor. Berlokasi di Desa Tinoor Satu, Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Air terjun ini berada di kaki Gunung Empung (1.340 m), yang oleh warga sering disebut dengan kembarannya Gunung Lokon. Diberi nama Tinoor Waterfall atau Air Terjun Tinoor karena lokasinya berada di desa Tinoor. Namun demikian, obyek wisata alam Tomohon ini mempunyai beberapa nama lain, seperti: Air Terjun Regesan dan Air Terjun Tekaan Telu.

Jika Anda seorang traveler yang menyukai wisata alam lengkap dengan unsur tantangannya, maka Air Terjun Tinoor sebagai salah satu tujuan wisata Tomohon, patut Anda coba. Kenapa demikian? Karena, di samping eksotisnya alam di lokasi air terjun, unsur adventure tourism kental di sini! Untuk menuju ke lokasi Air Terjun Tinoor, dengan berkendara dari Manado, Anda akan menempuh kurang-lebih 10 km perjalanan dengan kualitas aspal yang sudah baik, dengan jalan menanjak dan berliku di sana-sini. Mata Anda akan dimanjakan dengan hijaunya pepohonan di kanan jalan, dan lereng yang cukup menganga di sisi kiri jalan; ini menjadi salah satu keasyikan tersendiri. Dan, jika lancar, dalam waktu 30 menit, Anda sudah sampai di Kota Tomohon, untuk selanjutnya menuju Desa Tinoor.

air-terjun-tinoor6

camping ground air terjun tinoor

camping ground air terjun tinoor


Sesampai di Desa Tinoor Satu, tepatnya di bekas pos keamanan, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuruni tangga yang sudah dibeton, melewati perkebunan cengkeh dan pepohonan yang rindang selama kurang-lebih 20 menit, dan tiba di sebuah tanah datar yang terdapat sebuah pohon besar. Di sinilah tempat berkemah (camping ground). Dari camping ground Anda mulai harus ekstra hati-hati, apalagi jika Anda membawa anggota keluarga, karena justeru dari sinilah perjalanan menantang sesungguhnya berawal. Anda akan melewati pepohonan lebat dengan jalur yang sangat curam. Mulanya menuruni lereng tanah liat, kemudian berbatu dan licin, hingga mencapai bibir sungai di dasar lembah. Tingkat kemiringan di trek ini mencapai 80 derajat. Oleh warga sekitar, dikatakan untuk melewati trek tersebut Anda harus berjalan dengan 4 kaki, alias kedua tangan Anda pun harus ikut aktif berpegangan di sana-sini. Anda akan berpegangan pada akar-akar pohon yang cukup kuat. Berhasil menuruni lereng tersebut, tibalah Anda di bibir sungai, di sebelah kirinya, Anda akan melihat air terjun pertama. Itulah Air Terjun Regesan. Menyaksikan air terjun ini, sedikit keletihan Anda terlepas di sini.

spot menantang air terjun tinoor

spot menantang air terjun tinoor


Nah, untuk sampai pada air terjun utama, Anda harus kembali berjuang, menyusuri sungai berbatu dengan arusnya yang cukup deras hingga ke hulu. Anda pun kudu berhati-hati di trek ini, karena bebatuan sungai cukup licin. Selama mengarungi sungai, Anda akan kagum dengan panorama yang Anda lihat. Di sisi kanan dan kiri sungai, menjulang tebing tinggi yang dipenuhi tetumbuhan hijau, dan beberapa air terjun kecil yang rembesan airnya jatuh ke sungai. Adventure Anda berakhir di hulu sungai ini. Di sinilah, 4 buah air terjun dengan ketinggian mencapai 40 m terlihat jelas memukau. Itulah Tinoor Waterfall; suguhan panorama air terjun berbalut suasana alam nan eksotis. Percayalah, kelelahan Anda terbayar lunas di sini. Kepuasan batin tak terganti, Anda nikmati gratis di sini!

air terjun tinoor


air-terjun-tinoor7

 

Meskipun unsur adventure dari obyek wisata ini menjadi nilai lebih, utamanya bagi para wisatawan yang menyukai tantangan, tetapi campur tangan serius dari pemerintah setempat perlu ada, sehingga obyek wisata alam ini menjadi lebih bergaransi aman bagi siapapun dan tentu saja nyaman. Sekadar usul dari ManadoBaswara (MB), area camping ground-nya ditata lebih bagus, sehingga menjadi salah satu spot andalan. Dan, ada baiknya di beberapa spot menantang tadi, dibangun jembatan gantung atau kayu, dan penambahan anak tangga dengan pegangan yang kuat di kedua sisi, maka bukan saja aman dan nyaman, obyek wisata ini akan menjadi lebih apik dan unik, serta membuat waktu tempuh ke lokasi air terjun menjadi lebih pendek. Dengan begitu, lokasi wisata ini bisa jadi primadona baru Tomohon. Sehingga, daya tariknya dapat mampu menarik wisatawan domestik dan mancanegara datang ke sini. Semoga…

Saran MB, sebaiknya tidak membawa anak yang masih di bawah umur, dan belum cukup kuat menghadapi medan cukup menantang tersebut; pikirkanlah matang-matang. Datanglah ke obyek wisata ini ketika tidak sedang dalam musim hujan. Datanglah tidak pada hari libur, karena pada hari demikian, lokasi ini sangat ramai. Bawa baju ganti. Bawalah barang (tas) seringkas mungkin. Dan, jika tidak mau repot, Anda cukup membawa uang seperlunya untuk membeli makanan, karena ada banyak warung makan yang menjual makanan khas Manado di lokasi ini. [CT]

 

dari berbagai sumber

img: www.wisatamelayu.compamujiqobul.blogspot.comiksanharis.blogspot.com 

 

Attachments
Calvyn Toar

digital marketer, startup developer, growth hacker, SEO-SMO expert, ghostwriter | driven by heart | 0812 8069 8459 - SMS before please "Sepanjang masih hidup & kuatnya ikhtiar, Anda bisa beruba...

Related Post

thumbnail
hover

Hotel di Manado – Berkelas Dunia!

Hotel di Manado—Usai reklamasi pantai Manado, yakni pada awal tahun 2000an, industri wisata menggeliat di kota seluas 166,9 km² ini. Indu...

thumbnail
hover

Gadis Cilik Bule Fasih Bahasa Manado

Gadis Cilik Bule Fasih Bahasa Manado – Seorang anak perempuan berusia sekitar 6 tahun, bertampang bule, tampak sangat fasih berbahasa Mana...

thumbnail
hover

7 Homestay di Manado: Pas untuk...

Homestay di Manado – Apa sebenarnya yang dimaksud dengan homestay itu? Homestay mirip dengan guesthouse. Hanya, biasanya pemilik rumah tin...

Leave us a comment

logged inYou must be to post a comment.