Zero Point Manado terletak di tengah persimpangan jalan protokol, Jalan Sam Ratulangi dan Jalan Jendral Sudirman. Beberapa bangunan penting terletak di sekitaran Titik Nol Manado ini, yaitu Gedung Joang, Bank Sulut, dan Bank Artha Graha.

Dari tugu ini, beberapa ratus meter ke arah utara, itulah pusat kota lama (kawasan niaga 45, atau disebut juga dengan kawasan pasar 45). Di kawasan ini terdapat 4 ikon Manado yang terkenal, yaitu, Tugu Pendaratan Batalyon Worang, Jumbo Pasar Swalayan, eks Kampung Texas Manado dan Pelabuhan Manado.

Ke arah timur beberapa ratus meter, terdapat Gereja Sentrum dan Tugu Perang Dunia II. Dan, ke arah Barat dengan berjalan kaki, bertemu dengan Jalan Piere Tendean, dimana pantai Boulevard berada; inilah kawasan bibir pantai Manado yang tumbuh sebagai pusat kota baru, dengan penekanan pada kawasan bisnis, wisata kuliner, rekreasi warga dan lifestyle.

zero point manado titik nol manado

Tugu Zero Point Manado, dibangun dimasa walikota Jimmy Rimba Rogi. Kendati tidak sebesar tugu Katulistiwa di Pontianak, konstruksi tugu ini terbilang unik. Terdapat 4 tiang penyangga berbentuk huruf C, yang bagian paling atas dari tiang tersebut menunjuk ke-4 penjuru mata angin.

Di tugu ini, terdapat pula 4 nama tempat, lengkap dengan jarak tempuhnya. Dan, di atas ke-4 tiang beton tersebut, terdapat pola seperti bola bumi yang dibuat dari baja. Sedangkan, di bagian bawah, 4 buah huruf sangat besar yang membentuk tulusan “ZERO”, melingkari ke-4 tiang penyangganya.

Meski terbilang unik secara desain, tugu ini cukup sulit dijangkau wisatawan untuk sekadar berfoto di situ, karena posisi tugu yang berada tepat di tengah jalan yang sangat ramai dengan lalu-lalang kendaraan. Ukuran kawasan tugu yang kecil pun, tak akan cukup menampung banyak orang di situ.

Jika travelers berniat berfoto di salah satu ikon kota Manado ini, tidak bisa banyak orang (rombongan), dan sudah pasti tidak bisa lama, karena tidak ada atap apapun yang dapat membuat anda nyaman berlama-lama di situ.

Memang, pembangunan tugu ini sedari awal tidak diperuntukkan sebagai tempat kunjungan wisatawan ataupun hangout spot. Tugu ini dibangun sebagai penanda titik nol kota Manado; dimana, semua ukuran jarak ke berbagai tempat di Manado dan sekitarnya, bermula.

Baca juga:

Uniknya Jalan Roda Manado

Gereja Tertua di Manado